Ringan di mulut
Berat di hati
Usah disebut
Kelak ia pergi
Ikhlas umpama seekor semut hitam di atas batu hitam di malam yang gelap gelita
Tak terlihat di mata
Namun terasa di hati
Awas teman..
Sekali disebut, ia kabut.
Ayat yang baik menjadi ilmu. Ilmu yang baik menjadi panduan. Panduan yang baik membawa kejayaan :-) :-)
Ringan di mulut
Berat di hati
Usah disebut
Kelak ia pergi
Ikhlas umpama seekor semut hitam di atas batu hitam di malam yang gelap gelita
Tak terlihat di mata
Namun terasa di hati
Awas teman..
Sekali disebut, ia kabut.
Paksa rela deklamasi sajak waktu farewell ex-boss.
Tajuk: Tetamu Senja
Karya: A. Samad Said
Kita datang ini hanya sebagai tetamu senja
Bila cukup detik kembalilah
Kita kepadanya
Kita datang ini kosong tangan dada
Bila pulang nanti bawa dosa bawa pahala
Pada tetamu yang datang dan
Kenal jalan pulang
Bawalah bakti mesra kepada
Tuhan kepada Insan
Pada tetamu yang datang
Dan lupa jalan pulang
Usahlah derhaka pula
Pada Tuhan kepada insan
Bila kita lihat manusia lupa tempat
Atau segera sesat puja darjat
Puja pangkat
Segera kita insaf kita ini punya kiblat
Segera kita ingat kita ini punya tekad
Bila kita lihat manusia terbiar larat
Hingga mesti merempat ke laut biru
Ke kuning darat
Harus kita lekas sedar penuh pada tugas
Harus kita tegas sembah
Seluruh rasa belas
Kita datang ini satu roh satu jasad
Bila pulang nanti bawa bakti padat berkat
Kita datang ini satu roh satu jasad
Bila pulang nanti bawa bakti padat berkat.
P/s: Sajak ini juga telah dilagukan oleh kumpulan Kopratasa
Julai beransur dan Ogos mendekat,
Sedang bulan berubah adakah kita masih terbejat,
Terjerat dalam belat terikat,
Sedang alam begitu indah tapi kita tersesat.
Tanya diri adakah cukup mengenali,
Diri dan berlari pernahkah mensyukuri,
Ke mana arah melangkah adakah diredhai,
Hidup seribu tahun adakah mencukupi,
Hingga mendabik melangut tak sedar di mana berdiri.
Di hening dini ku melamun,
Menyoal diri mencari sinyal,
Merenung sinar adakah benar,
Segala amanah adakah ditunai.
Moga hari berlalu menokok,
Membaja pohon subur merimbun,
Menjalar akar mencengkam kukuh,
Agar jangan tergelongsor.
Langkah kaki moga melurus,
Jangan melencong usah tertumus,
Menggalas harapan berjuta cita,
Cinta dan citra sang pengembara,
Semoga bertemu di dalam syurga,
Ar Rahim oh kasihanilah,
Hamba memohon belas dan limpah.
30 Julai 2017.
Batu Pahat.